Weny Mukaddas : Independent woman, daydreamer, nerd librarian

Tiga rentetan kata di judul sepertinya mewakili seorang Weny Mukaddas. Waw keren. Ah iya.. kami belum kenal sebelumnya. Belum sempat berkenalan, mungkin pernah bertemu beberapa kali namun tidak saling tahu. Jadi, biarkan saya mengajak berkenalan dengan cara paling romantis *tsaaah. Melalui tulisan review baku tulis senin kamis ini. Mengapa romantis? Jika review sebelumnya saya memilih cara singkat untuk menghubungi satu persatu pemilik blog dan bertanya ini itu. Kali ini saya memilih mencari tahu sendiri. Jadi ehem, saya mengintip beberapa akun social media kak Weny untuk sekedar berkenalan secara tidak langsung.

Melalui akun twitter @weenny_ yang saya temukan sendiri dengan perjuangan yang lumayan tidak seberapa. Saya bisa melihat bahwa Weny Mukaddas adalah seorang pecinta buku. Seseorang yang tentunya suka membaca dan selalu ingin tahu. Ah, dan ternyata kak Weny juga wanita yang menyukai puisi. Masa? Iya. Tanya saja orangnya. Kalau tidak berarti saya yang salah hihihi. Jika saya seorang laki-laki maka dalam hal memilih seorang perempuan, kak Weny salah satu tipe perempuan yang saya inginkan. Padahal saya belum kenal dengan kak Weny ini hihi.
Saya hampir lupa tujuan review saking terlalu serius memuji kak Weny.

Melalui blog wenymynew.blogspot.com kita bisa membaca tulisan-tulisan kak Weny. Kak weny menulis dengan sangat santai. Tulisan terakhir yang menjadi tulisan pertama yang saya baca adalah review untuk blog kak Na’. Saya membaca dengan cepat dan langsung tertawa di bagian kalimat yang dicoret. Setelah membaca beberapa tulisan. Saya paham, kalimat-kalimat yang dicoret tersebut adalah curhat terselubung(?) atau sekedar membuat pembaca tersenyum dan tau aib penulis. Maafkan saya kak Weny hahaha.

Pertama kali membuka blog kak Weny, hal pertama yang ingin saya lihat setelah membaca adalah biodata penulis. Namun saya tidak menemukannya. Hal ini jugalah yang menjadi alasan saya untuk mencari tahu sendiri. Mungkin kak weny bisa menambahkan “tentang penulis” agar pembaca lebih mudah stalking *eh. Juga, membagi postingan ke dalam beberapa kategori sepertinya perlu dilakukan, sekali lagi, agar pembaca mudah stalking.

Terlepas dari tatanan blog yang sebenarnya saya tidak merasa kapabel untuk berkomentar. Mengingat blog saya juga ehem.. namun, jika membaca tulisan kak Weny satu hal yang langsung terpikirkan di kepala saya adalah : kak Weny menulis dengan “sesuatu “ di kepalanya. Hobi membaca kak Weny sangat terlihat dari isi postingannya yang menunjukkan bahwa kak Weny menulis dengan pengetahuan di kepalanya. Saya yakin, jika kak Weny menulis dengan sedikit “serius” maka tulisannya sangat layak dimuat di media-media. Beberapa tulisannya sangat informatif dan ringan untuk dibaca. Dari semua postingan yang saya baca. Saya memfavoritkan a confession dengan berbagai alasan tertentu. Saya suka cara kak Weny bercerita melalui tulisan tersebut.

Terakhir, seperti biasa.. teruslah menulis kak, karena seperti kata Agus Noor, menulis adalah cara terbaik melepaskan diri dari kegilaan. Dan tentu saja, salam kenal 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s